Just another WordPress.com site

Interactive Transparency Tool pada CorelDraw

Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5Ilmu Grafis Desain Tutorial Tips CorelDraw Interactive Transparency Tool pada CorelDraw biasa dipakai untuk membuat efek bayangan, cermin dan efek mengkilat. Penggunaan Tool ini hampir mirip dengan Gradient Tool pada Photoshop dan Fountain fill pada Coreldraw, namun memiliki keunikan dengan adanya perintah dan pengaturan tipe transparen.

Tool ini berada pada kelompok tool Interactive Tool Flyout. Semua tool yang berada di dalam kelompok tool bisa dibongkar pasang (detachable) dari toolbox, hal ini biasa digunakan untuk memudahkan mengakses tool dalam kelompok tersebut. Interactive Tool Flyout juga bersifat detachable alias bisa dibuongkar pasang.

Berbeda dengan dockable atau docklet. Docklet hampir mirip dengan tab seperti toolbox dan menu bar. Doklet bekerja seperti perintah yang ada pada dialog box, tetapi akan selalu aktif atau ada di workspace / lembar kerja. Sedangkan dialog box hanya akan aktif ketika kita mengoperasikan perintah tertentu saja. Contoh dialog box adalah uniform fill, fountain fill, edit text dan lain sebagainya. Contoh docklet adalah insert symbol character, object manager, dan lain sebagainya. Pembahasan tentang docklet, detachable, dan dialog box akan ditulis pada artikel berikutnya.

Langkah menggunakan Interactive Transparency Tool pada CorelDraw

Langkah 1

Buat dokumen baru dengan mengakses Menu File > New atau menggunakan shortcut/akses cepat CTRL+N (ingat tanda kurung setelah tool dan menu adalah shortcut).

Langkah 2

Buat shape apa saja, saya akan menggunakan shape persegi dengan cara memakai Rectangle Tool (F6), agar benar-benar persegi sambil drag membuat persegi tekan tombol CTRL. Beri warna persegi tersebut dengan warna apa saja, saya menggunakan warna merah dengan cara klik pada swatch warna merah yang ada di pallete warna. Untuk ukuran garis agar kelihatan efek transparen saya menggunakan ukuran 2.0mm dengan mengubahnya pada property bar.

Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5

Langkah 3

Sekarang kita akan menggunakan transparency tool, akses tool tersebut dengan cara gklik pada Interactive Tool Flyout (agar muncul biasanya klik pada panah kecil pada ikon tool). Pilih interactive transparency tool. Sapukan (klik dan drag, klik tahan dan geser) transparency tool ke persegi yang sudah dibuat dari atas ke bawah. Agar garis transparen mengikuti Dynamic Guides (biasanya 0, 45, 90 dan 135 derajat) sambil menyapukan tool apapun termasuk transparency tool sambil menekan tombol keyboard CTRL.

Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5Langkah 4

Setelah disapukan maka persegi akan berubah menjadi transparen seperti berikut. Seperti yang kita tahu, bahwa properties adalah semua kepemilikan dari sebuah objek yang akan berubah saat tool tertentu akatif. Karena disini kita mengaktifkan transparency tool, maka property bar akan berubah juga sesuai dengan kondisi objek.Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5

Penjelasan

  1. Edit transparency : untuk mengedit transparen via dialog box.
  2. Transparency type : untuk mengubah tipe transparen
  3. Transparency operation : untuk mengubah operasi transparency (seperti mode pada photoshop).
  4. Transparency Mid point : untuk mengubah posisi tengah dari transparen, posisi handle.
  5. Transparency Angle : untuk mengubah sudut transparen (sudut kemiringan handle).
  6. Transparency Edge : untuk mengatur letak ujung handle.
  7. Transparency Target : untuk mengatur target transparent, outline (garis), warna isi (fill) atau kedua-duanya.
  8. Freeze : untuk membuat efek tetap transparen saat proses pemindahan objek bertransparen. Biasanya ketika objek dipindah biasanya hanya terlihat garis outlinenya saja, jika mode ini diaktifkan maka saat dipindah akan tetap transparen.
  9. Copy transparency : untuk meng-kopi property objek bertransparen ke objek terpilih.
  10. Clear transparency : untuk menghilangkan efek transparen.

Edit Transparency

Seperti dijelaskan di atas bahwa edit transparency digunakan ntuk mengedit transparen via dialog box. Untuk mengaplikasikan/menerapkan fungsi ini Anda wajib memilih Transparency Tool dan memilih objek bertransparen. Selanjutnya klik ikon edit transparency pada property bar.Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5

  1. Type : untuk mengakses jenis fontain (gradasi) transparent.
  2. Linear : jenis fountain satu arah.
  3. Radial : jenis fontain melingkar.
  4. Conical : jenis fontain konis (kerucut).
  5. Square : jenis fontain seperti diamon / berlian / segi empat.
  6. Center offset : akan aktif pada mode radial, conical dan square. Untuk mengatur letak efek transparen.
  7. Steps : untuk mengatur jumlah pergeseran antara transparen satu dan lainnya dalam satu objek bertransparen, berundak seperti anak tangga. Semakin banyak maka semakin halus.
  8. Two color : untuk mengatur titik transparen dua titik.
  9. Custom color : untuk mengatur titik transparen dua titik atau lebih.
  10. Mid-point : untuk mengatur letak jeda antara warna tranparen satu dengan lainnya.
  11. Preset : untuk membuat transparen sesuai dengan pengaturan preset yang sudah ada.
  12. + dan – : digunakan untuk menyimpan pengaturan ke dalam preset sehingga bisa dipakai dilain waktu sesuai dengan properti yang sama.

Transparency Type

Pada transparency type ada bebarapa tipe diantaranya :

  1. None : tidak dibuat transparen
  2. Uniform : transparen akan dibuat menyeluruh sama kondisi.
    Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5
  3. Linear : jenis transparen satu arah.
  4. Radial : jenis transparen melingkar.Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5
  5. Conical : jenis transparen konis (kerucut).
  6. Square : jenis transparen seperti diamon / berlian / segi empat.Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5
  7. Two Color Pattern : jenis transparen dari pattern (background) dua warna, jenis pattern dua warna bisa diubah pada property bar yaitu pada Picker walaupun nanti akan hanya berfungsi jenis gelap terangnya saja.
  8. Full Color Pattern : jenis transparen dari pattern (background) berwarna-warni.Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5
  9. Bitmap Pattern : jenis transparen dari pattern (background) berwarna-warni dari bitmap, pattern sebelumnya adalah pattern vektor. Ingat coreldraw bekerja pada lingkungan vektor, beda dengan photoshop yang bekerja pada lingkungan bitmap. Khusus bitmap pattern ini Anda bisa mengambil gambar bitmap dari explorer sebagai pattern dengan cara klik pada First transparency picker > other pada property bar.
  10. Texture : jenis transparen hampir sama dengan bitmap pattern. Pada two color, full color dan texture transparency, Anda bisa mengubah isi dan bentuk objek transparency melalui klik pada First transparency picker > other pada property bar.Tutorial Coreldraw 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15 X3, X4 dan X5

Jika anda berminat untuk mengetahui fungsi masing-masing tool command pada interactive transparency tool, sebaiknya Anda coba satu persatu dana melihat apa yang akan terjadi. Tidak perlu takut untuk bereksperiman atau bereksplorasi.

Semoga Anda menikmati artikel ini dan jangan lupa bergabung dengan teman-teman yang lain di Facebook AhliDesain, dan ikuti Twitter saya. Jika Anda menyukai artikel-artikel dari saya jangan lupa untuk memasukkannya dalam subscribe ke ahlidesain RSS Feed.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s