Just another WordPress.com site

cara menggunakan interactive blend tool

Ilmu Grafis Desain Belajar Ilmu Tutorial CorelDraw Cara Menggunakan Interactive Blend Tool adalah tutorial corel khusus pemula berupa panduan dasar & pengenalan. Tutorial CorelDraw ini dibuat step by step yang memudahkan untuk dipahami dan dipraktekkan. Interactive Blend Tool atau lebih umum dikenal sebagai Blend Tool dipakai untuk mengkombinasikan dua objek sehingga terjadi objek terkait hasil kombinasi.

Blend tool merupakan tool interactive yang tingkat penggunaannya lumayan besar. Interactive tool digunakan untuk menghidupkan dan mempercantik Objek (baik itu shape/curve ataupun bitmap ) menggunakan efek – efek interactive dan efek – efek yang keren. Nah untuk blend tool biasa digunakan untuk membuat objek repetisi / berulang-ulang, membuat line brush untuk photoshop, efek garis dan membuat efek kombinasi.

Cara Menggunakan Interactive Blend Tool

Langkah 1
Buat dokumen baru pada lembar kerja coreldraw dengan cara klik menu File > New [ CTRL+N ] kemudian klik OK.

Langkah 2
Untuk menggunakan interactive blend tool kita wajib mempunyai minimal 2 objek, bisa shape, kurva atau garis. Nah dalam hal ini saya akan mencontohkan untuk membuat 2 lingkaran berbeda ukuran dan warna (bisa juga berbeda objek, persegi misalnya).

Buat lingkaran dengan ellipse tool, buat dua dengan ukuran berbeda, dengan cara klik tahan dan geser sambil menekan tombol CTRL agar proporsional. Warnai objek shape tersbut satu berwarna merah dan satunya berwarna kuning, dan hilangkan garisnya dengan cara klik kanan pada icon silang di pallete warna.

Langkah 3
Pilih Interactive Blend tool yang ada pada toolbox. Kita akan lihat apa saja yang ada pada property bar.

Penggunanaan tiap-tiap bagian :

  1. Preset List : digunakan untuk menampilkan preset. Preset adalah template / contoh / akses cepat yang sudah jadi. Untuk membuat blend sekali jadi pilih salah satu preset
  2. Add preset : digunakan untuk menambah preset. Pilig objek terblend dan tekan tool ini untuk menambah preset.
  3. Delete Preset : digunakan untuk menghapus preset
  4. Blend Steps : digunakan untuk menambah atau mengurangi jumlah blend ( objek kombinasi)
  5. Blend Spacing : digunakan untuk mengatur jarak antar objek kombinasi ( secara otomatis blend step akan mengikuti, berlaku sebaliknya)
  6. Blend Object : digunakan sebagai penampil informasi blend step dan blend spacing, akan hidup salah satu dari dua pengaturan tersebut. Dengan tool ini jumlah step atau jarak bisa diatur dari sini.
  7. Blend Direction : digunakan untuk mengatur arah blend ( node pada shape kombinasi akan berputar ).
  8. Loop Blend : akan hidup jika blend direction diubah, digunakan untuk membuat efek loop ( objek perputaran akan diputar ulang).
  9. Direct Blend : digunakan untuk mengatur perpindahan kombinasi warna secara langsung.
  10. Clockwise Blend : digunakan untuk mengatur perpindahan kombinasi warna mengikuti spektrum warna searah jarum jam
  11. Counter Clockwise Blend : digunakan untuk mengatur perpindahan kombinasi warna mengikuti spektrum warna berlawanan jarum jam
  12. Size acceleration : digunakan untuk mengatur akselerasi / percepatan / letak antar objek terkombinasi
  13. More Blend Option: digunakan untuk mengakses opsi lainnya.
    1. map nodes : digunakan untuk mencari perpindahan kombinasi per titik node
    2. split : digunakan untuk memecah blend sehingga menjadi blend yang baru
    3. Fuse start : digunakan untuk menggabungkan 3 objek blend ( 3 kali blend) ke dalam satu objek blend, sehingga objek terkombinasi adalah hasil penggabungan kombinasi antara 3 objek pada awal blend.
    4. Fuse end : digunakan untuk menggabungkan 3 objek blend ( 3 kali blend) ke dalam satu objek blend, sehingga objek terkombinasi adalah hasil penggabungan kombinasi antara 3 objek pada akhir blend.
    5. Blend along fullpath : digunakan untuk mengatur blend 3 objek dalam path
    6. Rotate all objects : digunakan untuk memutar objek kombinasi hasil blend 3 objek
  14. Starting and ending objects : digunakan untuk merubah titik awal dan akhir blend dan memilih objek yang menjadi titik awal atau akhir
  15. Copy blend properties : digunakan untuk meng-copy propertis blend yang sudah ada
  16. Path properties : digunakan untuk mengakses mode path / jalur blend
  17. Clear blend : digunakan untuk menghilangkan efek blend

Notes :
1. Jika pada properties tidak berwarna sama dengan yang ada pada gambar di atas, maka itu berarti fungsi tersebut tidak dijalankan / belum bisa dijalankan karena alasan tertent (belum ada objek, objek tidak terpilih dsb)
2. Untuk blend 3 kali dalam 3 objek maka untuk mengedit/ memilih blend tersebut gunakan blend tool sambil menekan tombol CTR.

Langkah 3
Menggunakan blend tool caranya adalah dengan klik tahan dan geser , klik pertama adalah pada objek pertama dan geser ke arah objek ke dua.

Untuk penggunaan blend tool lebih aplikatif lihat pada artikel cara membuat logo mengkilat dengan coreldraw.

Semoga Anda menikmati artikel ini dan jangan lupa bergabung dengan teman-teman yang lain di Facebook AhliDesain, dan ikuti  Twitter saya. Jika Anda menyukai artikel-artikel dari saya jangan lupa untuk memasukkannya dalam subscribe ke ahlidesain RSS Feed.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.